Tampilkan postingan dengan label sepak bola. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sepak bola. Tampilkan semua postingan

Selasa, 14 Januari 2014

Bonek siap hijaukan Brawijaya lagi

Sebagai suntikan moril terhadap Persebaya, kehadiran Bonek amat dibutuhkan untuk pertandingan lawan Persik Kediri, Rabu (14/1) besok sore. Bonek diminta berbondong-bondong ke Kota Tahu untuk mendukung perjuangan Greg Nwokolo dan kawan-kawan.

Salah satu koordinator Bonek, Devara Noumanto menjelaskan, pertandingan terakhir lawan tuan rumah Persik merupakan partai hidup mati. Sebab Persebaya dan Persik sama-sama memiliki nilai enam dari dua kali kemenangan.

"Jadi, untuk semua korwil Bonek, kerahkan semua anggota kalian dan kerahkan kreativitas kalian untuk mendukung Persebaya," terang Devara.

Menurut pria yang juga ngefans dengan AC Milan ini, Persebaya membutuhkan tiga angka untuk lolos ke babak delapan besar turnamen pra musim Inter Island Cup (IIC) 2014. "Wujudkan mimpi kita bersama, yaitu Persebaya juara Inter Island untuk yang pertama," ujar Sinyo.

Pada pertandingan pertama lawan Persiba Bantul, Minggu (12/1) lalu, sekitar lima ribu Bonek datang ke Kediri. Namun yang nampak di dalam stadion hanya sekitar dua ribu saja. Sedangkan sisanya berada di luar stadion.

Jumlah itu merosot drastis di laga kedua lawan Persegres, Senin (13/1) sore. Dari pengamatan di lapangan, jumlah Bonek yang ada di dalam di tribun timur tak kurang dari 200 orang saja.


merdeka.com

Sabtu, 14 Desember 2013

Timnas U-23 Terancam Tersisih


Tim nasional Indonesia di bawah usia 23 tahun tak mampu mengalahkan Timor Leste dalam pertandingan babak penyisihan SEA Games Myanmar 2013. Bermain di Stadion Thuwunna, Yangoon, Myanmar, Sabtu, 14 Desember 2013, Bayu Gatra cs hanya bisa meraih satu poin setelah ditahan imbang tanpa gol oleh pasukan Emerson Alcantara.

Indonesia yang tidak diperkuat Andik Vermansyah dan Diego Michiels pada babak pertama sebenarnya tampil dominan. Di menit awal, Timnas terlihat bermain hati-hati dengan umpan-umpan pendek. Peluang pertama Indonesia tercipta pada menit ketiga saat Dendi menerima umpan dari Yandi. Namun sayang tendangan Dendi mampu dihentikan oleh penjaga gawang Timor Leste.

Indonesia terus mencoba membongkar barisan pertahanan Timor. Pada menit ke-27, Timnas U-23 kembali memperoleh peluang emas saat tendangan keras Yandi meluncur menuju gawang lawan. Sayang, tendangan Yandi melebar di atas mistar gawang.

Timor Leste tidak tinggal diam, berkali-kali tim asuhan Emerson Alcantara menyulitkan penjaga gawang Kurnia Meiga. Peluang emas Timor tercipta pada menit ke-44 saat Nilo Fernandes mengirimkan umpan silang.Tapi dengan sigap, bola langsung diambil oleh Meiga sebelum disambar Filipe Bertolodo. Hingga wasit meniup peluit babak pertama berakhir, kedudukan masih tetap imbang tanpa gol.

Memasuki babak kedua, Indonesia mulai menemukan ritme permainan. Pada menit 58, Ramdani Lestaluhu nyaris membuat gol. Menerima umpan Bayu Gatra, Ramdani yang berdiri bebas gagal memanfaatkan peluang.

Dominasi Indonesia masih terus berlanjut dan tidak memberikan kesempatan bagi Timor untuk mengembangkan permainan. pada menit 76 lagi-lagi Ramdani mampu menciptakan peluang emas. Membawa bola dari sisi kanan, Ramdani memilih menembak bola langsung ke penjaga gawang Ramos Saozinho. Padahal beberapa pemain terlihat berada dalam posisi bebas. Indonesia pun belum mampu membobol gawang Timor.

Terus menekan, berkali-kali Ramos harus jatuh bangun menerima serangan Indonesia. Tambahan waktu tiga menit yang diberikan wasit tidak mampu dimanfaatkan oleh Indonesia untuk mencetak gol. Wasit pun akhirnya menutup pertandingan dengan skor 0-0 untuk kedua tim.

Melihat hasil ini, mantan pemain nasional, Donny Pattinasarany, menilai peluang Indonesia untuk melaju ke babak semifinal terasa berat. Ia mengatakan Indonesia tidak bisa mengharapkan Myanmar kalah dari Thailand. Pasalnya, kata dia, jika Myanmar kalah dari sisi perolehan poin tuan rumah Myanmar masih lebih unggul dari Indonesia.

Di sisi lain, Donny melihat permainan Timnas U-23 monoton saat membongkar pertahanan Timor Leste. Dengan mengumpulkan empat sampai lima pemain di kotak penaltiy, seharusnya anak asuh Rahmad Darmawan bisa mengoptimal semua lini. “Pemain kesulitan untuk menciptakan ruang karena terlalu lama membawa bola ,” kata dia.

Donny menilai setelah kesulitan menciptakan gol, para pemain Indonesia justru terlihat frustrasi. “Padahal Timor sendiri sepertinya memberi peluang kita untuk terus menyerang,” tuturnya.

Namun, dibalik sulitnya tim Garuda membobol gawang lawan, Donny menuturkan, tim asuhan pelatih Rahmad Darmawan tidak memiliki karakter permainan yang baku. Hal itu berbeda dengan Thailand yang dalam dua laga terakhir tidak terlalu banyak melakukan pergantian pemain. “Sering mengganti pemain menunjukkan kalau tim tidak solid,” ucap Donny.

Dengan hasil ini, Timnas U-23 masih berada di posisi ketiga klasemen sementara dengan raihan empat poin. Peluang Indonesia untuk lolos ke babak semifinal pun terasa makin menipis. Untuk tetap menjaga asa, Timnas U-23 mau tidak mau harus menang saat bermain di laga terakhir melawan Myanmar pada 16 Desember.

Chelsea Sementara Unggul 2-1 dari Palace


Chelsea unggul 2-1 atas Crystal Palace pada babak pertama pertandingan Liga Primer Inggris, di Stamford Bridge, Sabtu, 14 Desember 2013. Gol keunggulan Chelsea dibuat oleh Fernando Torres dan Ramires. Sedangkan gol sebiji Palace diukir oleh Marouane Chamakh.

Menghadapi Palace, manajer Jose Mourinho sedikit melakukan rotasi pemain. Mourinho menurunkan David Luiz dan Michel Essien sebagai starter. Selain itu dia juga menurunkan Juan Mata dan Willian sejak menit pertama. Chelsea baru saja bermain di Liga Champions melawan Steaua Bucuresti tiga hari lalu.

Berstatus sebagai tuan rumah, Chelsea langsung mengambil inisiatif menyerang. Pada meni ke-16 The Blues membuka keunggulan 1-0 melalui kaki Torres. Sepakan kaki kanan Torres ke arah tengah gawang berhasil mengelabui kiper Julian Speroni. Gol tersebut sekaligus pembuktian setelah Mourinho mengkritik mandulnya para penyerang Chelsea.

Namun, pada menit ke-29 Chelsea gagal menjaga keunggulan setelah Chamakh membuat gol penyeimbang 1-1. Menerima umpan dari silang dari Joel Ward, Chamakh melepaskan tembakan kaki kiri yang tak mampu dijangkau oleh kiper Petr Cech.

Chelsea akhirnya menutup babak pertama dengan keunggulan 2-1 setelah Ramires membuat gol. Menerima umpan dari Eden Hazard, tendangan kaki kanan pemain asal Brasil itu ke pojok kiri gawang tak mampu diamankan Speroni.

Susunan pemain kedua tim:

Chelsea:
Cech; Ivanovic, Luiz, Terry, Azpilicueta; Ramires, Essien; Willian, Mata, Hazard; Torres.

Crystal Palace:
Speroni; Mariappa, Gabbidon, Delaney, Ward; Puncheon, Jedinak, Dikgacoi, Bannan; Chamakh, Jerome.

Jumat, 13 Desember 2013

Kalah dari Thailand, Timnas U-23 Dikritik


Jaya Hartono, pemain tim nasional era 1980-an, mengkritik tim nasional di bawah usia 23 tahun di  SEA Games Myanmar . Pasalnya, Garuda Muda kalah besar dari thailand 1-4

"Ini kekalahan terburuk dalam ajang SEA Games," kata Jaya, yang masuk skuad Merah Putih saat jadi kampiun SEA Games 1987, Jumat, 13 Desember 2013.

Dia menganggap kekalahan dari negara rival itu sebagai pukulan besar yang menutup peluang Indonesia melaju ke babak semifinal. Sebab, Andik Vermansyah dan kawan-kawan masih harus berhadapan dengan Myanmar. Tuan rumah meraih poin penuh di dua pertandingan awal dan bermain cemerlang di hadapan ribuan pendukungnya.

"Karena kalah dari Thailand, posisi kita jadi terjepit," kata Jaya, 50 tahun, mantan pelatih Persib Bandung. "Habis sudah."

Donny Pattinasarany, yang juga mantan pemain tim nasional, menilai Indonesia kalah di segala lini. "Bola atas kalah, bola bawah juga kalah," katanya.

Bermain di Stadion Thuwunna, Yangon, Thailand mendominasi pertandingan dengan umpan pendek dan cepat. Theeraton Bunmathan cs bisa mengatur tempo permainan hampir sepanjang permainan. Andik cs hanya mengandalkan umpan-umpan langsung yang selalu kandas. "Para pemain tidak siap tanding dan terlihat bingung mau memainkan pola apa," kata Donny.

Timnas Indonesia Fokus Hadapi Timor Leste


Tim nasional Indonesia harus melupakan kekalahan melawan Thailand dalam babak penyisihan di ajang SEA Games Myanmar. Sebab dalam laga selanjutnya, pasukan Rahmad Darmawan bakal melawan tim yang sebelumnya sudah dikenal, yaitu Timor Leste.

Menghadapi Timor Leste, Rahmad meminta kepada Andik Vermansyah dan rekan untuk fokus sejak menit pertama bergulir. Rahmad tidak mau timnya kecolongan seperti saat melawan Thailand. "Kami membuat kesalahan di menit pertama dan itu tak akan terjadi lagi," kata pelatih Persebaya Surabaya ini, Jumat, 13 Desember 2013.

Timor Leste sendiri bukanlah tim yang asing bagi Timnas di bawah usia 23 tahun. Pada 30 November lalu, Timnas U-23 pernah bertemu Timor Leste dalam laga uji coba yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dalam pertandingan itu, kedua tim bermain imbang tanpa gol. Padahal selama pertandingan, Timnas Indonesia mampu menekan dan mendominasi tim asuhan Emerson Alcantara.

Berbekal laga uji coba itu, Rahmad mengatakan sudah mengantongi resep untuk menghadapi Timor Leste pada Sabtu, 14 Desember 2013. Dari pengamatan Rahmad, Timor Leste gemar melakukan umpan-umpang lambung saat melakukan serangan ke mulut gawang. "Kami coba antisipasi permainan lawan yang seperti itu," kata Rahmad.

Laga ketiga melawan Timor Leste menjadi harga mati bagi Tim Merah-Putih jika tetap ingin menjaga asa menuju babak semifinal. Pasalnya, saat Indonesia takluk dari Thailand 1-4, Timor Leste sukses menekuk Kamboja dengan skor 3-2. Dengan demikian, raihan poin Timnas U-23 sama dengan negara yang pernah menjadi bagian Indonesia ini, yaitu tiga angka.

Sementara itu, pengamat sepakbola Edi Elison menilai saat ini di tubuh skuad Indonesia seperti kehilangan sosok pemimpin lapangan. Hal itulah yang menjadi penyebab para pemain terlihat kesulitan mengembangkan permainan. "Dalam dua laga terakhir saya tidak melihat ada sosok pemimpin di lapangan yang mampu mengatur dengan baik," ucap Edi.

Kendati demikian, Edi optimistis Indonesia bisa merebut kemenangan atas Timor Leste. Menurut dia, Andik Vermansyah cs wajib menang di laga ketiga ini. Edi pun berharap di saat yang bersamaan, yaitu laga Thailand melawan Myanmar tidak terjadi "main mata". "Peluang untuk lolos ke babak berikutnya masih ada," kata dia.

Hasil Lengkap Pertandingan Liga Champions


Hasil pertandingan keenam fase grup Liga Champions, Rabu, 11 Desember 2013, akhirnya telah menentukan siapa saja yang lolos ke babak 16 besar dari Grup A sampai Grup D. Namun, di Grup B, pertandingan antara Galatasaray melawan Juventus harus ditunda karena turun salju yang mengakibatkan lapangan tertutup salju. Sedangkan, Real Madrid menjadi juara grup setelah mengalahkan FC Copenhagen 0-2.

Di Grup A, Manchester United sukses menjadi juara grup setelah mengalahkan Shakhtar Donetsk 1-0. MU ditemani Bayer Leverkusen ke babak 16 besar setelah mengalahkan Real Sociedad 0-1.

Di Grup C, PSG menjadi juara grup meskipun kalah 2-1 di kandang Benfica. Namun Benfica tetap gagal ke babak 16 besar karena Olympiakos juga meraih kemenangan 3-1 atas Anderlecht.

Di Grup D, meskipun sudah tidak menentukan lagi, Bayern Muenchen secara mengejutkan dikalahkan Manchester City 2-3 di Allianz Arena. Sedangkan laga lainnya, Viktoria Plzen mampu mengalahkan CSKA Moskow 2-1.

Berikut hasil lengkap Liga Champions Grup A sampai Grup D:

Grup A

Manchester United 1-0 Shakhtar Donetsk
(Jones 67')

Manchester United:
De Gea; Rafael, Ferdinand, Evans, Buttner (Valencia 88'); Januzaj, Jones, Giggs (Cleverley 64'), Young (Van Persie 63'); Kagawa; Rooney

Shakhtar Donetsk:
Pyatov; Srna, Kucher, Rakitskiy, Shevchuk; Fred (Fernando 80'), Stepanenko; Costa, Teixeira, Taison (Bernard 64'); Adriano (Ferreyra 88')

Real Sociedad 0-1 Bayer Leverkusen
(Toprak 49')

Sociedad:
Zubikarai; Martinez, Ansotegi, Gonzalez (Gaztanaga 66'), Angel; Elustondo (Prieto 62'), Bergara, Pardo; Vela, Agirretxe, Griezmann

Leverkusen:
Leno; Donati, Toprak, Spahic, Can; Bender, Rolfes, Castro; Hegeler (Kruse 45'), Kiessling (Derdiyok 86'), Son (Kohr 90')

Grup B

Galatasaray vs Juventus
(Ditunda)

Galatasaray:
Muslera; Chedjou, Zan, Kaya; Eboue, Inan, Melo, Riera; Sneijder; Drogba, Yilmaz

Juventus:
Buffon; Barzagli, Bonucci, Chiellini; Lichtsteiner, Vidal, Pogba, Marchisio, Llorente, Tevez

FC Copenhagen 0-2 Real Madrid
(Modric 25', Ronaldo 48')

FC Copenhagen:
Wiland; Jacobsen, Melberg, Sigurdsson, Bengtsson; Gislason, Claudemir, Delaney, Toutouh (Pourie 77'); Vetokele, Jorgensen (Bolanos 9' (Remmer 77'))

Real Madrid:
Casillas; Arbeloa, Pepe, Nacho, Marcelo; Alonso (Illarramendi 77'), Modric (Casemiro 83'); Bale, Isco (Di Maria 67'), Ronaldo; Benzema

Grup C

Benfica 2-1 Paris Saint-Germain
(Lima 45'pen, Gaitan 58'; Cavani 37')

Benfica:
Moraes; Pereira, Luisao, Garay, Silvio; Perez (Gomes 90'), Fejsa, Matic, Gaitan (Sulejmani 77'); Markovic (Cavaleiro 69'), Lima

PSG:
Sirigu; Traore, Camara, Marquinhos, Digne; Motta (Matuidi 61'), Rabiot; Moura, Pastore, Menez; Cavani (Lavezzi 61')

Olympiakos 3-1 Anderlecht
(Saviola 33', 58' Dominguez 90'pen; Kljestan 39')

Olympiakos:
Roberto; Salino, Manolas, Siovas, Holebas; Machado, Samaras; Campbell, Saviola, Fuster

Anderlecht:
Proto; Borre (Acheampong 72'), Kouyate, Mangulu, N'Sakala; Gillet, Milivojevic (Nuytinck 53'), Kljestan; Najar, Mitrovic, Praet (Tielemans 83')

Grup D

Viktoria Plzen 2-1 CSKA Moskow
(Kolar 76', Wagner 90'; Musa 65')

Viktoria:
Kozacik; Rajtoral, Cisovsky, Prochazka, Limbersky; Horvarth, Horava; Petrzela (Bakos 70'), Kolar, Duris (Kovarik 58'); Tecl (Wagner 83')

CSKA:
Akinfeev; Karavayev, Berezoutski, Ignashevitch, Schennikov; Elm, Wernbloom; Tosic (Honda 52'), Dzagoev, Milanov (Zuber 74'); Musa (Vitinho 90')

Bayern Muenchen 2-3 Manchester City
(Muller 5', Gotze 12'; Silva 28', Kolarov 59'pen, Milner 62')

Muenchen:
Neuer; Lahm, Boateng, Dante, Alaba; Alcantara; Muller, Gotze (Martinez 55'), Kroos, Ribery; Mandzukic (Shaqiri 68')

City:
Hart; Richards (Zabaleta 16'), Demichelis, Lescott, Kolarov; Garcia, Fernandinho; Navas, Silva (Negredo 73'), Milner; Dzeko (Rodwell 88')

Kamis, 12 Desember 2013

Thailand Hajar Indonesia 4-1



Timnas U-23 Thailand berhasil menaklukkan Timnas U-23 Indonesia dengan skor telak 4-1 di laga penyisihan Grup B SEA Games 2013, yang digelar di Stadion Thuwunna, Yangon, Myanmar, Kamis (12/12/2013) sore.
Thailand unggul cepat saat laga baru berjalan dua menit lewat gol yang dicetak oleh Pokklaw A Nan. Gol cepat itu seakan meruntuhkan mental para pemain Indonesia. Pada menit ke-19, penyerang Thailand, Adisak Kraisorn, menggandakan kedudukan. Skor 2-0 untuk keunggulan Thailand itu bertahan hingga babak pertama usai.
Pada babak kedua kecerobohan kembali dilakukan pemain belakang Indonesia. Kecerobohan itu membuat Indonesia kebobolan melalui tendangan penalti Praweenwat Boon Yong pada menit 51.
Gol itu berawal dari kesalahan Andri Ibo. Dia menjatuhkan Adisak Kraisom di kotak terlarang. Wasit asal Vietnam, Vo Minh Tri memberikan Ibo kartu kuning, kemudian menunjuk titik putih. Praweenwat Boon Yong yang menjadi eksekutor, berhasil menjalankan tugasnya dengan baik.
Sebagai upaya meningkatkan intensitas serangan, Rahmad Darmawan memasukkan Dendi Santoso, Yandi Sofyan, dan Ramdani Lestaluhu menggantikan Fandi Eko Utomo, Egy Melgiansyah, dan Ferinando Pahabol. RD menempatkan Yandi Sofyan sebagai striker tunggal.
Masuknya tiga pemain itu meningkatkan intensitas serangan skuat ‘Garuda Muda’. Indonesia mendapatkan peluang melalui tendangan bebas Ferinando Pahabol pada menit ke-75. Sayang, bola masih bisa diantisipasi penjaga gawang Kawin Thamsatchanan.
Thailand kemudian memperbesar keunggulan menjadi 4-0 pada menit ke-80. Melalui serangan balik cepat, Chanatip Songkrasin memberikan umpan terukur kepada Thitipan Puangjan. Berdiri bebas, pemain bernomor punggung 7 itu menendang bola ke gawang Kurnia Meiga.
Indonesia hanya mampu mencetak satu gol di pertandingan itu. Andri Ibo mencatatkan namanya di papan skor. Gol itu tercipta, setelah Alfin Tuasalamony memberikan umpan, mengelabuhi lawan, Ibo menendang bola ke gawang Thailand. Sampai pertandingan berakhir skor tetap 4-1 untuk kemenangan Thailand.
Tambahan tiga poin mengantarkan Thailand berada di puncak kelasemen Grup B, setelah unggul selisih gol dari Myanmar. Negeri Gajah Putih telah mengumpulkan poin 6 hasil dari dua kemenangan. Sementara, Indonesia berada di peringkat ketiga.
Susunan Pemain Indonesia melawan Thailand:
Indonesia: 1- Kurnia Meiga; 11-Dedi Kusnandar, 28-Andri Ibo, 13-Manahati Lestusen, 24-Diego Michiels; 8-Egi Melgiansyah(Yandi Sofyan Munawar’63), 23-Bayu Gatra, 26-Alfin Tuasalamony, 21-Andik Vermansyah, 17-Ferinando Pahabol (Ramdani Lestaluhu’77); 22-Fandi Eko Utomo (Dendi Santoso’53).
Thailand: 26-Kawin Thamsatchanan; 3-Theeraton Bunmathan, 15-Praweenwat Boon Yong, 4-Sakolwach Sakolla, 8-Atit Daosawang: 14-Pakorn Parmpak (Sarawut Masuk’66), 10-Pokklaw A Nan (Chanathip Chongkrasin’54), 7-Thithiphan Puangjan, 12-Charyl Yannic Chappuys, 24-Kroekit Thawikan; 9-Adisak Kraisorn (Chananan Pombupha’60)

Tambah Empat Medali Emas, Indonesia Naik ke Peringkat Ketiga

Kontingen Indonesia berhasil menambah perbendaharaan medali emas pada Kamis (12/12/2013) di SEA Games XXVII Myanmar pada Desember 2013. Indonesia mendapatkan empat medali emas, yakni tiga medali emas dari cabang olahraga dayung, dan satu medali emas dari cabang olahraga balap sepeda.
Cabang olahraga dayung menyabet tiga medali emas, dari total enam emas yang diperebutkan pada pertandingan cabor dayung di Ngalike Dam, Naypyitaw, Myanmar. Selain tiga emas, mereka juga menyabet satu perak.

Medali emas pertama diraih oleh Erni Sokoy di nomor Kayak 1500 meter. Dia mencatatkan waktu 2 menit 6.090 detik. Dia unggul tipis atas atlet dayung asal Singapura, Wei Ling Geraldine Lee yang membukukan 2 menit 7.734 detik. Kemudian, Kanokpan Sausan dari Thailand mendapatkan perunggu di nomor ini dengan 2 menit 8.894 detik.

Spensstuber Mehue mencatatkan waktu tercepat di nomor kano C1 500 meter putra. Dia membukukan waktu, 1 menit 59.256 detik. Dia meninggalkan atlet tuan rumah Myanmar yang puas meraih medali perak, dengan catatan waktu 1 menit 59.676 detik. Sementara, medali perunggu diraih atlet dayung Thailand Rungsawan Suasan dengan catatan waktu 2 menit 01.886 detik.

Di nomor Kano C2 500 meter, pasangan Anwar Tarra / Eka Octarorianus berhasil meraih medali emas. Mereka mencatatkan waktu 1 menit 49.594 detik, unggul dari Ye Aung Soe/Win Htike asal Myanmar di posisi runner up dengan 1 menit 49.830 detik. Sementara pasangan Thailand, Phanvdet Phetmikha/Nares Naoprakon meraih medali perunggu dengan 1 menit 51.978 detik.

Tambahan satu medali perak bagi Indonesia diraih di nomor kayak K4 500 meter putri. Dari cabang olahraga balap sepeda nomor sepeda gunung (MTB), tim Indonesia berhasil meraih medali emas di nomor estafet cross country. Tim Indonesia diisi Rafsanzani Chandra, Sugito Bandi, Tutuarima Wilhelmina, dan Yazid Kusmawati. Mereka mengalahkan Thailand dan Vietnam.

Tambahan empat medali emas membuat Indonesia sampai Kamis pukul 11.58 waktu setempat, telah mengumpulkan 9 medali emas, 10 medali perak, dan 10 medali perunggu. Kontingen Indonesia berada di peringkat ketiga menggeser posisi Thailand.

Untuk sementara, tuan rumah Myanmar berada di puncak klasemen perolehan medali. Myanmar mengumpulkan 20 medali emas, 12 medali perak, dan 10 medali perunggu. Sementara, Vietnam berada di peringkat kedua mengumpulkan 10 medali emas, 6 medali perak, dan 9 medali perunggu.

James Milner: Manchester City Siap Hadapi Siapa Saja di Liga Champions



Gelandang Manchester City James Milner menegaskan bahwa dia dan rekan-rekannya tidak takut menghadapi siapapun di babak 16 besar Liga Champions nanti.

Seperti yang diketahui, skuat asuhan Manuel Pellegrini lolos ke babak berikutnya dengan status sebagai runner-up di grup D di bawah Bayern Munich.

"Kami siap melawan siapapun," ujar Milner kepada Daily Star. "Kami hanya akan konsentrasi pada diri kami. Kami akan mendapat lawan yang tangguh, tetapi kami mengambil kepercayaan diri dari ini [kemenangan atas Bayern Munich] dan kami tahu bisa lolos."

"Ini tidak bisa lebih sulit dari Bayern. Mereka adalah juara bertahan dan saya pikir mereka telah berada di tiga laga final dalam empat tahun terakhir, atau hal konyol seperti itu."

"Mereka tentu saja salah satu tim terbaik dan telah seperti itu dalam beberapa tahun terakhir, jadi datang ke sini dan meraih kemenangan adalah hal yang menyenangkan. Saya harap ini menunjukkan kualitas yang kami miliki dan memberi kami kepercayaan diri untuk maju ke depan."